pustakarumahc1nta.com

Cakap Bahasa Indonesia Berbasis Teks

Pengarang:

Syarifah Faranissa, dkk.
Editor: Ayu Wulandari, M.Pd

Harga : Rp188.000,-

Kubuku : Rp,-

Aksaramaya : Rp,-

Henbuk : Rp,-

MyEdisi : Rp,-

Google Play : Rp,-

ISBN:

Cetak, 2022

ISBN:

Versi Elektronik, 2022

Penerbit Pustaka Rumah C1nta

Deskripsi Fisik: 220 hlm.; 21×29,7 cm

Berat :

 

Buku ini dipersiapkan untuk mendukung dan sebagai media bantu dalam pembelajaran. Selain itu, kebijakan kurikulum terbaru yang mempertahankan bahasa Indonesia berada dalam daftar pelajaran di sekolah. Di dalam buku ini ditegaskan pentingnya keberadaan bahasa Indonesia sebagai pembawa pengetahuan. Terutama dalam perubahan pembelajaran yang tercermin dalam buku yang dirancang berbasiskan teks ini.

Melalui buku ini, diharapkan siswa mampu mengaplikasikan dan menggunakan teks sesuai dengan tujuan dan fungsinya. Dalam pembelajaran bahasa yang berbasiskan teks, bahasa Indonesia diajarkan bukan sekadar sebagai pengetahuan bahasa, melainkan sebagai teks yang berfungsi untuk menjadi sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis. Berbasis teks ini dipandang sebagai satuan bahasa yang bermakna secara kontekstual.

Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks dilaksanakan dengan menerapkan prinsip bahwa (1) bahasa hendaknya dipandang sebagai teks, bukan semata-mata kumpulan kata-kata atau kaidah-kaidah kebahasaan, (2) penggunaan bahasa merupakan proses pemilihan bentuk-bentuk kebahasaan untuk mengungkapkan makna, (3) bahasa bersifat fungsional, yaitu penggunaan bahasa yang tidak pernah dapat dilepaskan dari konteks karena dalam bentuk bahasa yang digunakan itu tercermin ide, sikap, nilai, dan ideologi penggunanya, dan (4) bahasa merupakan sarana pembentukan kemampuan berpikir manusia. Sehubungan dengan prinsip-prinsip itu,perlu disadari bahwa di dalam setiap teks terdapat struktur tersendiri yang satu sama lain berbeda.

Sementara itu, dalam struktur teks tercermin struktur berpikir. Dengan demikian, makin banyak jenis teks yang dikuasai siswa, makin banyak pula struktur berpikir yang dapat digunakan dalam kehidupan sosial dan akademiknya nanti. Hanya dengan cara itu, siswa kemudian dapat mengonstruksi ilmu pengetahuannya melalui kemampuan mengobservasi, mempertanyakan, mengasosiasikan, menganalisis, dan menyajikan hasil analisis secara memadai.

Teks dapat dikelompokan ke dalam berbagai jenis, seperti deskripsi, penceritaan (recount), prosedur, laporan, eksplanasi, eksposisi, diskusi, surat, iklan, catatan harian, negosiasi anekdot, dan fiksi sejarah. Semua jenis teks itu dapat dikelompokkan ke dalam teks cerita, teks faktual, dan teks tanggapan. Dua kelompok yang disebut terakhir itu merupakan teks nonsastra yang masing-masing dapat dibagi menjadi teks laporan dan teks prosedural serta. Sementara itu, teks cerita merupakan jenis teks sastra yang dapat dibagi menjadi teks cerita naratif dan teks cerita nonnaratif. Sesuai dengan kurikulum terbaru, buku ini berisi delapan bab. Siswa akan mempelajari jenis teks laporan hasil observasi, deskripsi, eksposisi, eksplanasi, dan teks cerita pendek.
Pada bab I siswa mempelajari teks deskripsi, bab II siswa mempelajari teks cerita fantasi, bab III siswa mempelajari teks prosedur, bab IV siswa mempelajari dan membuat teks laporan hasil observasi (LHO), bab V siswa mejaga lestari luhur dengan merajut puisi rakyat, bab VI siswa belajar dan memahami cerita fabel, bab VII siswa membuat dan mempelajari surat pribadi dan surat dinas, dan bab VIII siswa mempelajari buku fiksi dan nonfiksi.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Cakap Bahasa Indonesia Berbasis Teks”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 2 =