pustakarumahc1nta.com

Kajian Etnosains Dan Etnoekologi Dalam Budaya Jawa

Pengarang: Miranita Khusniati, dkk.

Harga : Rp140.000,-

Kubuku : Rp80.000,-

Aksaramaya : Rp80.000,-

Henbuk : Rp80.000,-

MyEdisi : Rp80.000,-

Google Play : Rp80.000,-

ISBN : –

Cetak, 2022

ISBN : 978-623-432-092-3 [PDF]

Versi Elektronik, 2022

Penerbit Pustaka Rumah C1nta

Deskripsi Fisik : viii; 158 hlm.; 15,5×23 cm.

Berat : 0,6 kg

 

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan budaya. Bertolak belakang dengan hal itu, perubahan zaman yang terjadi begitu cepat mengakibatkan semakin terkikisnya budaya lokal yang ada di masyarakat. Padahal, jika ditelaah dan dikaji dengan cermat budaya Indonesia seperti makanan tradisional, karya seni dan pengelolaan sumberdaya alam seringkali mengandung berbagai konsep, prinsip, atau pengetahuan ilmiah yang belum diformalkan baik. Permasalahan lain muncul karena sebagian besar budaya tersebut telah dilupakan dan hilang karena kurangnya pemahaman tentang konservasi dan pentingnya pelestarian. Untuk tetap menjaga kelestarian budaya lokal tersebut, maka penting kiranya memasukkan budaya lokal sebagai salah satu bahan dalam pembelajaran melalui rekonstruksi sains asli (indigenous science). Sains asli dapat direkonstruksi menjadi sains ilmiah dalam kajian etnosains yang berarti pengetahuan yang dimiliki oleh suatu bangsa tertentu. Selain dalam kajian etnosains, sains asli yang didapatkan juga direkonstruksi menjadi sains ilmiah dalam kajian etnoekologi yang berarti pengetahuan masyarakat tertentu (etnis) terhadap lingkungan hidup.

Book chapter ini disusun sebagai upaya untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan dibidang etnosains dan etnoekologi di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, praktisi dan juga dosen dalam melaksanakan kegiatan tridharma. Buku ini membahas beberapa topik yaitu: (1) Indegenous Science Pada Kearifan Lokal Pembuatan Kain Tenun Troso; (2) Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Lingkungan Di Desa Lerep; (3) Kearifan Lokal Dalam Eksplorasi Bawah Tanah Terkait Potensi Mata Air Di Kecamatan Gunungpati; (4) Bentuk Pemanfaatan Lahan Di Wilayah Rawan Longsor Di Sub Das Bompon, Kabupaten Magelang; (5) Rekonstruksi Sains Asli Ke Dalam Sains Ilmiah Pada Pembuatan Tempe; (6) Kearifan Lokal Dalam Penanggulangan Bencana Kekeringan di Desa Windurojo, Kabupaten Pekalongan; (7) Teori Etika Lingkungan Yang Terkandung Dalam Nilai Budaya Dan Sosial Trdisional Konservasi Mata Air Sendang Senjoyo Tegalwaton Tengaran Kabupaten Semarang; (8) Identifikasi Etnosains Di Masyarakat Mengenai Air Rebusah Serai Untuk Meredakan Nyeri Akibat Karies Gigi; (9) Menjaga Manisnya Madu Melalui Menjaga Hutan Mangrove; (10) Hubungan Kearifan lokal Nyadran di Desa Gempol Sewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal Jawa Tengah dengan Konsep Teori Etika Lingkungan; (11) Mitigasi dan Adaptasi Struktural Bahaya Banjir Berdasarkan Kearifan Lokal di Pondok Pesantren Al Falah Somalangu Wetan Kabupaten Kebumen.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Kajian Etnosains Dan Etnoekologi Dalam Budaya Jawa”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen + 15 =